+62 21 5818362

Mendikbud Tidak Akan Ikuti Permintaan Turki


VOXPOPULINDO.com, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menegaskan sekolah di Indonesia tidak akan ditutup menyusul adanya permintaan dari pemerintah Turki untuk menutup sekolah yang mempunyai afiliasi dengan tokoh yang melakukan kudeta Fethullah Gullen. 

"Oh sudah jelas, nggak boleh ditutup. Soal dengan turki urusannya Bu Menlu. Bu Menlu urusan turki saya urusan sekolah.,"tegas Muhadjir di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/8/2016).

Menurut Muhadjir, Menlu Retno Masurdi sangat marah dengan pernyataan pemerintah Turki bahwa sekolah di Indonesia sebagai sarang teroris.

"Sangat marah dia, apalagi dituduh sarang teroris konyol sekali itu tuduhan-tuduhan itu. enggak ada sama sekali tanda-tanda kekerasan, tanda-tanda teror d sana, enggak ada itu. 

Oleh karena itu, ia menjamin sekolah tersebut tak akan ditutup.  "Saya jamin 100 persen kita tidak akan tutup. karena kalau d tutup kacau itu, ada ribuan siswa di sana, dan itu sekolah unggul. Dan itu tidak ada uang dari Turki ke sini, siswa bayarnya mahal kok. malah mungkin uang sini d bawa ke Turki itu,"jelasnya.

Bahkan ia memastikan, tidak ada sekolah yang bekerja sama dengan Gulen sejak tahun 2015 lalu. Hal itu berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri. 

"Mereka sekarang sudah sendiri-sendiri, yayasan sendiri, memang masih ada kontrak manajemen sampai akhir tahun ini dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan menyetujui smpai november sudah tidak boleh lagi,"terangnya. 

Menurutnya, kontrak manajemen tidak boleh diputus begitu saja. Meski demikian  sudah d sepakati akhir November tahun ini. 

"Itu tinggal guru dari Turki aja dan mereka bukan mengajar teroris, mereka mengajar Kimia, Fisika dan Matematika,"pungkasnya.  (imr)


Berita Terkait
Buat Komentar Anda