+62 21 5818362

Cium Tangan Puan, Menteri Yudi Dikritik


VOXPOPULINDO.COM, Jakarta- Tindakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi yang mencium tangan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani sebelum sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Senin (30/3) menuai kritikan.

Alasan tradisi orang Timur yang digunakan untuk kasus ini, tidak tepat. Sebab usia Yudi lebih tua lima tahun dibandingkan Puan. Karena itu Yuddy dituding ingin mengambil hati Puan.

"Saya pikir tindakan mencium tangan Menteri Puan oleh Menteri Yuddy itu bukan suatu tradisi orang Timur, apalagi keduanya bukan muhrim," cetus pendiri Lingkar Madani Ray Rangkuti seperti dikutip merdeka.com.

Menurut Ray, tindakan Menteri Yuddy justru menunjukkan kerendahan hati yang berlebihan dan ketidaksetaraannya di hadapan Menteri Puan. Klaim penghormatan Menteri Yuddy justru dianggap tidak wajar oleh Ray.

"Perbedaan usia keduanya juga tidak mencolok. Kalau anggap penghormatan, itu juga menunjukkan sikap kerendahan hati yang berlebihan, seperti tidak sederajat dengan Puan," lanjut Ray.

Dia juga menilai, sikap yang ditunjukan oleh Menteri Yuddy menunjukkan suatu rasa khawatir dan ketidakpercayaan dirinya untuk masa mendatang dalam susunan orang-orang kepercayaan Megawati Soekarnoputri. Sikap Menteri Yuddy seperti itu diklaim Ray sebagai tindakan ambil hati.

"Sikap itu menunjukkan ada kekhawatiran dan ketidakpercayaan saudara Yuddy dipertahankan atau tidak. Ada kesan ambil hati melalui sikap kepada Puan. Sikap itu juga menunjukkan ketidakprofesionalan saudara Yuddy," cetus Ray.

Pengamat politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menegaskan jika tak ada jabatan yang lebih tinggi dalam struktur kementerian. Menteri Yuddy sama derajatnya dengan Menteri Puan sebagai pembantu presiden.

"Tindakan Menteri Yuddy itu sesungguhnya memposisikan dirinya lebih rendah dari Menteri Puan. Perlu saya tegaskan jika jabatan menteri sama derajatnya. Menteri koordinator bukan lebih tinggi dari menteri lainnya. Hanya presiden yang lebih tinggi. Jangan diartikan menteri koordinator itu lebih tinggi. Dia hanya mengoordinasikan," tegas Emrus.

Emrus sendiri menilai apa yang dilakukan Menteri Yuddy sebagai sebuah tindakan yang tak patut dipertontonkan bagi masyarakat Indonesia sebagai pejabat negara. Apa pun relasi di antara keduanya, menurut Emrus bukan seharusnya ditunjukan pada kegiatan resmi kenegaraan.

"Sekali lagi, itu suatu perilaku yang tidak baik ditunjukan kepada rakyat sebagai pejabat negara. Saya tidak tahu apa latar belakang Menteri Yuddy mencium tangan Menteri Puan. Boleh jadi relasi di antara mereka, hanya mereka yang tahu," ujar Emrus.

Emrus menilai tindakan Menteri Yuddy dapat dibenarkan dalam konteks budaya, namun di saat resmi tersebut, sikap Menteri Yuddy dinilainya sangat tidak bagus dan tidak pantas. (jsu)


Berita Terkait
Buat Komentar Anda