+62 21 5818362

Pencurian Bagasi Jadi Viral, Ini Ancaman Dirjen Perhubungan


VOXPOPULINDO.com, Jakarta- Ulah pencuri tas dan koper di bagasi pesawat menjadi viral di media sosial. Salah satu video memperlihatkan seorang pemuda mengenakan rompi warna kuning dan topi, merogoh koper penumpang. Dari suara bising di lokasi, diduga ia beroperasi di lambung pesawat.

Seorang pelaku lain, tidak terlihat di video, melainkan hanya terdengar suaranya, dan sesekali bersenandung. Mengesankan, mereka terbiasa melakukan aksi pencurian. Dalam video berdurasi 2 menit 30 detik ini, tidak disebutkan di bandara mana komplotan ini beraksi.

Hampir pada saat bersamaan, kejengkelan tiga wanita penumpang pesawat terbang, juga menjadi viral di Instagram maupun di Facebook. Mereka memperlihatkan ticket pesawat, serta kopernya yang dikoyak-koyak oleh pencuri. "Apa sebenarnya yang mereka cari. Siapa yang harus bertanggungjawab," ujar salah seorang kepada petugas maskapai penerbangan di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Hatta.

Maraknya tindak pencurian bagasi penumpang pesawat terbang, mendapat respon dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso. Pihaknya akan menyelidiki kejadian itu. Dia akan menindak apabila terbukti benar melanggar aturan. "Akan kami validasi benar atau tidak kejadiannya. Penerapan di lapangan oleh operator yang bersangkutan akan kami tindak," kata Agus seperti dikutip detikcom, Sabtu (14/10/2017).

Tiga Pelaku Ditangkap
Rangkaian kasus pencurian di Terminal Kargo Bandara, ditindak-lanjuti oleh Polresta Bandara Soekarno Hatta. Pencurian ini melibatkan oknum keamanan, porter dan checker.

Polisi yang meringkus HG (petugas checker di teminal kargo) di rumahnya, menemukan sejumlah telepon genggam. Dua pelaku lain, yakni RY merupakan petugas porter, dan SN adalah petugas keamanan terminal kargo dengan tugas memudahkan akses keluarnya hasil curian dari area terminal kargo.

"Komplotan ini sudah dua kali beraksi. Kami tengah mengejar seorang pelaku yang berperan sebagai penadah," ujar Kapolres Bandara Soekarno Hatta, Kombes Arif Rachman. Jejak komplotan pembobol bagasi penumpang pesawat terbang terlacak setelah PT IDL melaporkan kehilangan paket kiriman ekspedisi tujuan Denpasar. Ketiga tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (jsu)



Buat Komentar Anda