+62 21 5818362

Menggapai Ujung Selatan Indonesia


VOXPOPULINDO.com, Rote- Pulau Rote menarik untuk dikaji. Jumlah penduduknya, tidak sampai 200.000 jiwa. Namun potensi alamnya demikian berlimpah. Tak sekadar pantai dan laut, Rote juga kaya rumput laut dan pohon lontar yang menjadi icon Pulau Rote.

Pohon lontar memiliki banyak produk turunan bernilai ekonomi tinggi. Dari Lontar bisa menghasilkan banyak produk turunan di antaranya bisa diolah menjadi kecap, gula semut, obat panas dalam, hingga alternatif bahan bakar pengganti bensin dan solar. 

Di Rote, pemerintah telah membangun dan mengembangkan Bandara DC Saudale, yang berimplikasi akan semakin mendorong perekonomian di pulau paling selatan wilayah Indonesia ini. 

"Posisi pulau Rote sangat strategis dari sisi pertahanan – keamanan dan kemanusiaan. Dengan adanya transportasi udara yang cepat, selamat, aman dan nyaman, kita juga bisa ikut menjaga pertahanan dan keamanan negara dan membantu dari sisi kemanusiaan bagi warga di Pulau Rote dan sekitarnya,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhuungan, Agus Santoso, dalam keterangan resminya, Senin (8/1/2018).

Pembangunan Bandara DC Saudale, merupakan implikasi progam Nawacita pemerintahan Joko Widodo - JK untuk memperkuat kerangka negara kesatuan sekaligus mewujudkan kemandirian ekonomi. Selama 2017, Ditjen Perhubungan Udara membangun 15 bandara baru, sekaligus membuat konektivitas antar-wilayah dengan membuka 85 ruter penerbangan baru. 

Soal dimensi, Bandara DC Saudale Rote didukung runway 1.650 meter x 30 meter dan taxiway 75 meter x 17 meter. Apron berukuran 120 meter x 85 meter. Selain itu, bandara ini juga dilengkapi dengan terminal penumpang dengan luas 1.170 meter persegi serta gedung operasional yang terdiri dari gedung perkantoran, gedung navigasi penerbangan NDB, gedung workshop, menara ATC, gedung PKP-PK dan gedung PH.

Bandara kebanggaan masyarakat Pulau Rote ini mampu melayani pergerakan pesawat sekelas ATR 72- 500/600 yang berkapasitas 72 penumpang yang dioperasikan maskapai Wings Air dengan layanan rute Rote-Kupang pp dua kali dalam sehari.

Selain moda udara, masih ada moda laut, yaitu kapal cepat dengan berkapasitas 250 penumpang. Kapal ini berangkat 2 kali dalam sehari dengan rute Rote- Kupang- Rote. (jsu)


Berita Terkait
Buat Komentar Anda