+62 21 5818362

Ditjen Perhubungan Udara Periksa Otoritas Bandara Manokwari


VOXPOPULINDO.com, Jakarta- Aksi penyegelan kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah IX Bandara Rendani - Manokwari pada Selasa, 24 Oktober 2017 oleh para pegawai OBU, direspon oleh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Sejumlah pihak yang menjadi penyebab aksi penyegelan telah dipanggil dan diperiksa.

"Kami telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada Kepala OBU Wilayah IX di Manokwari, pada Kamis, tanggal 26 Oktober 2017. Pemanggilan dan pemeriksaan dilakukan berdasarkan laporan dari para pegawai OBU yang menyatakan telah terjadi tindakan asusila kepada pegawai OBU oleh kepala OBU Wil IX Manokwari," ujar Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso.

Selama dalam proses pemeriksaan, Kepala OBU Wilayah IX Manokwari dilarang bekerja. Sebagai gantinya ditunjuk Pelaksana Harian Kepala OBU Wilayah IX Manokwari atas nama Yudi Wahyudi.

Tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari Direktorat Keamanan Penerbangan dan Bagian Kepegawaian Ditjen Hubud juga telah terjun langsung ke lapangan di Bandara Manokwari guna memeriksa saksi-saksi dan memperoleh data obyektif dari lapangan.

Dirjen Agus meminta agar semua pihak, terutama para pegawai di lingkungan OBU Wilayah IX Manokwari agar tetap tenang, terus bekerja dengan baik dan memastikan operasional pengawasan terhadap bandara diwilayahnya tetap berjalan normal seperti biasa. "Tugas dari Otoritas Bandar Udara adalah memastikan setiap penerbangan di wilayahnya berlangsung selamat, aman dan nyaman. Untuk itu hal-hal yang dirasa dapat mengganggu kinerja keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan harus segera diselesaikan," tegas Agus.

Surat Panggilan
Dirjen Perhubungan Udara mengeluarkan Surat Panggilan nomor. SP 1348 tahun 2017 bertanggal 25 Oktober 2017. Isi surat tersebut menyatakan pemanggilan kepada Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah IX Manokwari untuk menghadap Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada Kamis, 26 Oktober 2017.

Ditjen Perhubungan Udara juga mengeluarkan Surat Perintah Melakukan Pemeriksaan nomor SP 1347 tahun 2017 bertanggal 25 Oktober 2017. Isi surat tersebut di antaranya adalah untuk melakukan pemeriksaan / klarifikasi terhadap Kepala OBU Wilayah IX Manokwari. Tim juga meminta keterangan kepada pihak-pihak terkait dan dokumen/ data-data kepada unit kerja terkait dan melaporkan hasil pemeriksaan kepada Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Adapun tim pemeriksa terdiri dari Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Direktur Keamanan Penerbangan dan Kepala Bagian Kepegawaian dan Organisasi Setditjen Hubud.

Di samping itu, menurut Agus, untuk menyelesaikan kejadian dimaksud tim pemeriksa dari Ditjen Hubud juga telah dilakukan koordinasi dengan Inspektorat Jenderal Kemenhub dan Biro Kepegawaian dan Organisasi Kemenhub.

"Kami selalu responsif terhadap laporan-laporan yang masuk terkait kinerja pegawai di lingkungan Ditjen Perhubungan Udara. Pemanggilan dan pemeriksaan ini adalah bentuk dari tindakan responsif kami untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Dan selanjutnya akan dilakukan tindakan sesuai hasil temuan dari tim pemeriksa kami," lanjut Agus lagi. (jsu)



Buat Komentar Anda