+62 21 5818362

Bom Akan Diledakkan di Istana Negara


VOXPOPULINDO.com, Jakarta- Polisi menemukan bom berdaya ledak tinggi di Kelurahan Bintara Jaya VIII, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tiga pelaku berinisial NS, AS dan DYN mengaku akan meledakkan bom tersebut saat serah terima Paspamres di Istana Negara. Bom tersebut berdaya ledak tinggi, melebihi bom Bali ke-1 pada 2002 lalu. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Kombes Rikwanto membenarkan tiga pelaku berinisial NS, AS dan DYN telah diamankan Densesus 88. "Info yang kami terima dari Densus, bom tersebut berdaya ledak tinggi."

Kronologi
Berdasarkan informasi dari kepolisian, tiga terduga teroris adalah dua laki-laki dan satu perempuan. Sebelum penangkapan, anggota Densus 88 membuntuti kendaraan city car yang ditumpangi NS dari Solo ke Jakarta.

Setiba di Jakarta kendaraan NS dan orang lain yang belum diketahui identitasnya menjemput DYN di Pondok Kopi. Saat itu, DYN membawa kardus yang akan dikirimkan ke kantor pos sekitar daerah Bintara. Seteleh ditangkap anggota Densus 88, ditemukan barang bukti dan surat wasita dari DYN kepada orang tuanya.

Paket tersebut kemudian diambil dan dibuka oleh anggota Densus 88 yang isinya ditemukan barang-barang berupa pakaian dan surat wasiat dari Dian kepada kedua orang  tuanya. Adapun, isi surat wasiat tersebut menyatakan kesiapan Dian untuk melakukan amaliyah.

Kemudian, dari kantor pos ketiga terduga teroris menuju ke kos-kosan di Jalan Bintara Jaya VIII, Bekasi. Di kos-kosan tersebut, Dian turun dengan membawa sebuah tas ransel warna hitam, masuk ke kamar 104. Lalu kedua terduga teroris lain pergi meninggalkan rumah kos tersebut. Polisi melakukan pembuntutan terhadap mobil yang mereka tumpangi.

Sekitar pukul 15.40, dilakukan penangkapan terhadap NS dan AS di bawah fly over Kalimalang. Beberapa saat kemudian, NYS ditangkap di kos-kosanan Jl. Bintara Jaya VIII dan ditemukan bom jadi di dalam kamar 104 yang tersimpan di dalam tas ransel warna hitam.

Rencananya, bom tersebut akan diledakkan di Istana Negara pada saat serah terima jaga pasukan pengaman presiden (paspampres). "Sekarang sedang diupayakan untuk dijinakkan," kata Kapolres Metro Bekasi Kota. (iis)


Berita Terkait
Buat Komentar Anda