+62 21 5818362

Arus Penumpang Saat Pergantian Tahun


VOXPOPULINDO.com, Jakarta- Libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, mendongkrak kenaikan penumpang pesawat terbang. Dibandingkan tahun lalu pada periode sama (18 Desember - 2 Februari), jumlah penumpang meningkat 6 persen. Tahun ini tercatat 5.338.665 penumpang.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso selaku regulator penerbangan sipil nasional mengaku cukup puas dan berterima kasih atas kinerja penyelenggara penerbangan nasional sehingga penyelenggaraan angkutan Nataru 2017/2018 berjalan dengan lancar selamat, aman dan nyaman.

“Saya bersyukur dan cukup puas dengan penyelenggaraan angkutan penerbangan Nataru periode tahun ini. Saya ucapkan terima kasih pada pengelola bandara, maskapai penerbangan, penyelenggara navigasi penerbangan dan masyarakat sehingga bisa berjalan dengan selamat, aman dan nyaman. Kita masih menunggu hingga H+7 dan nanti akan melakukan evaluasi agar penyelenggaraan tahun depan bisa berjalan lebih baik lagi,” ujar Agus Santoso.

Lonjakan penumpang dipantau di 35 bandara, dan pada penumpang domestik ada lonjakan kenaikan 7,34 persen. Kenaikan tersebut menutup jumlah penumpang mancanegara yang turun 1,83 persen, dari 737.016 penumpang pada tahun lalu menjadi 723.560 penumpang pada tahun ini.

Ke-35 bandara domestik yang dipantau adalah Bandara Soekarno - Hatta - Jakarta (CGK), Kualanamu Internasional - Medan, I Gusti Ngurah Rai - Denpasar, Juanda - Surabaya, Sultan Hasanuddin - Makassar, SAMS Sepinggan - Balikpapan, Adisutjipto - Yogyakarta, Adi Soemarmo - Solo, Ahmad Yani - Semarang, Syamsudin Noor - Banjarmasin, Sam Ratulangi - Manado, Supadio - Pontianak, Hang Nadim - Batam, El Tari - Kupang, Depati Amir - Pangkal Pinang, Internasional Lombok - Praya, Juwata - Tarakan, Sultan Syarif Kasim II - Pekanbaru, Sultan Thaha Syaifuddin - Jambi, Sultan Babullah - Ternate, Mutiara Sis Al Jufri - Palu, Sultan Iskandar Muda - Banda Aceh, Sultan Mahmud Badarudin II - Palembang, Internasional Minangkabau - Padang, Pattimura - Ambon, Fatmawati Soekarno - Bengkulu, Tjilik Riwut - Palangka Raya, Husein Sastranegara - Bandung, Sentani - Jayapura, Raden Inten II - Tanjung Karang, Djalaluddin - Gorontalo, Haluoleo - Kendari, Frans Kaisiepo - Biak, Raja Haji Fisabilillah - Tanjung Pinang dan Halim Perdanakusuma - Jakarta (HLP). .

Sedangkan 7 bandara internasional yang dipantauan adalah Bandara Soekarno - Hatta - Jakarta (CGK), Kualanamu Internasional - Medan, I Gusti Ngurah Rai - Denpasar, Juanda - Surabaya, Sultan Hasanuddin - Makassar, Adisutjipto – Yogyakartadan Husein Sastranegara – Bandung. (jsu)


Berita Terkait
Buat Komentar Anda