+62 21 5818362

Eropa Khawatirkan Keselamatan Pascalarangan Laptop Masuk Kabin


VOXPOPULINDO.com, Cologne- Badan pengawas penerbangan Eropa menyampaikan keprihatinan atas kemungkinan risiko kebakaran dalam ruang kargo pesawat penumpang, dan mendesak adanya tindakan pencegahan baru setelah Amerika dan Inggris melarang komputer masuk kabin penumpang.

Badan Keselamatan Penerbangan Eropa, yang bertanggungjawab atas keamanan penerbangan di 32 negara, mengatakan piranti elektronik pribadi (PED) berisiko terbakar akibat baterai lithium, dan sebaiknya masuk dalam kabin penumpang sehingga kalau ada masalah bisa diidentifikasi dan ditangani, demikian diumumkan, Rabu (5/4/2017), seperti dikutip voaindonesia.com.

Badan yang berpusat di Cologne, Jerman itu mengeluarkan pedomannya dua minggu setelah Amerika dan Inggris melarang gadget yang lebih besar dari smartphone, termasuk laptop dan tablet, masuk kabin penumpang penerbangan dari negara-negara tertentu karena risiko keamanan.

Rekomendasi keselamatan Eropa itu tidak wajib, tetapi mungkin akan menghidupkan lagi perdebatan tentang cakupan dan efektivitas peraturan baru itu, yang selama ini dikecam beberapa maskapai penerbangan.

Kelompok yang mewakili 38 ribu pilot Eropa mengatakan pekan lalu "sangat prihatin" atas larangan itu, dengan alasan, itu bisa menimbulkan lebih banyak risiko keamanan.

AS melarang komputer atau laptop masuk ke dalam kabin pesawat, menyusul aksi kelompok-kelompok teror yang menggunakan perangkat elektronik sebagai bom, seperti yang terakhir terjadi dalam sebuah pesawat terbang di Somalia. Pemerintahan Trump, mengumumkan tentang langkah-langkah untuk mencegah serangan teroris semacam itu terhadap warga Amerika. (MLA)


Buat Komentar Anda