+62 21 5818362

18 Tahun Kemudian, Korban Penculikan DItemukan


VOXPOPULINDO.com, Florida- Kamiyah Mobley baru dilahirkan saat penjahat menculik bayi perempuan itu dari sebuah rumah sakit di Jacksonville, Florida AS. Dan 18 tahun berselang, korban ditemukan lagi. Ia hidup bersama penculiknya, Gloria Williams, 51.

Mobley menjalani hidup dengan menggunakan nama lain dan mempercayai bahwa Gloria Williams merupakan ibunya. Gloria kini menjadi dakwaan serius di Walterboro, California Selatan.

Penemuan Mobley terjadi setelah polisi mengikuti sebuah petunjuk yang ditemukan pada tahun lalu. Kantor Sheriff mengatakan telah menyelidiki 2.500 petunjuk sejak penculikan terjadi dan menerima satu petunuk baru melalui @MissingKids, yang mengarah ke pemecahan kasus penculikan Mobley.

Petunjuk itu menunjukkan gabungan foto asli yang dirilis pada saat penculikan, bersama dengan sebuah foto Gloria Williams, yang ditahan di rumahnya pada Jumat (13/01) pagi.

Kantor Sheriff Jacksonville menyebutkan identitas Mobley telah diidentifikasi melalui hasil tes DNA. Pernyataan itu juga menyebutkan gadis itu dalam kondisi sehat, dan merupakan seorang "perempuan berusia 18 tahun yang normal".

18 Tahun Silam
Mobley baru berusia delapan jam ketika diambil oleh seorang perempuan yang berpura-pura sebagai tenaga medis di Pusat Kesehatan Universitas, yang dikenal sebagai UF Health Jacksonville.

Perempuan itu mengatakan kepada ibu Kamiyah, Shanara, bahwa bayinya mengalami demam dan harus diperiksa. Dia kemudian keluar ruangan bersama bayi itu dan menghilang.

Kasus itu menyedot perhatian media ketika Shanara berupaya mencari anaknya yang hilang.

Meskipun keluarga biologisnya telah diberitahu mengenai pertemuan itu dan merasa "gembira". Sheriff Jacksonville Mike Williams mengatakan: "Dia telah memiliki sebuah rencana yang mungkin dapat dilaksanakan... bayangkan dia tengah berupaya untuk menjalaninya".

"Dia diculik ketika baru lahir dan proses ini membutuhkan waktu... Kami ingin menghormati privasinya dan kami meminta Anda juga melakukannya." (bbc.com)


Berita Terkait
Buat Komentar Anda