+62 21 5818362

Siapkan Timnas U-19, Siapa Pelatih yang Cocok?


VOXPOPULINDO.com, Jakarta- Usai FIFA mencabut sanksi untuk Indonesia, PSSI kini disibukkan dengan persiapan untuk mencari pelatih yang akan membawa timnas ke ajang turnamen Piala AFF U-19 bulan September di Vietnam dan AFF Suzuki Cup 2016 bulan November di Filipina.

Terbatasnya waktu untuk mempersiapkan tim yang tangguh memang bukan persolan mudah, karenanya PSSI harus mencapat pelatih yang handal yang bisa bekerja dalam waktu yang sangat mepet.

PSSI telah mengundang empat calon kandidat pelatih Tim Nasional Indonesia, di Kantor Pusat PSSI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2016). Mereka akan diseleksi oleh Komite Teknik dan Pengembangan PSSI.

Empat calon kandidat pelatih Timnas itu adalah Rahmad Darmawan, Sutan Harhara, Nil Maizar dan Indra Sjafri. Masing-masing sudah punya rencana untuk menyiapkan timnas.

“Tentu saja kalau saya dipercaya menangani timnas, harus melakukan persiapan. Tadi juga saya sudah presentasikan rencana saya kepada PSSI. Semua harus ada persiapannya, tidak mungkin November langsung menangani timnas. Jadi saya persilahkan PSSI seandainya memberi saya kepercayaan untuk menyelesaikan kendala itu,” kata pelatih Rahmad Dharmawan yang akrab disapa RD.

Sementara Nil Maizar mengakui tantangannya adalah persiapan yang mepet dalam mempersiapan tim. Namun ia merasa yakin sanggup menjawab tantangan tersebut.

"Dengan kondisi yang ada sekarang, PSSI harus bekerja sama dengan klub di kompetisi independen yang sedang berlangsung. Sebab, semua pemain akan diambil dari sana,” lanjutnya.

Satu calon lainnya adalah Sutan Harhara. Ia sebenarnya sudah  dipersiapkan untuk menjadi calon pelatih Timnas U-19 menggantikan  Fakhri Husaini.

"Program untuk timnas U-19 sudah saya serahkan kepada expert panel PSSI. Pertama yang harus dilakukan pasti memeriksa kembali database pemain muda yang ada. Mungkin pekan kedua Juli sudah bisa dimulai (latihan, red),” ungkap Sutan.

Calon pelatih berikutnya adalah Indra Sjafri. Ia mengakui menjadi pelatih timnas merupakan tanggung jawab besar, serta harus memiliki kesamaan visi dengan PSSI.

“Menjadi pelatih timnas itu adalah tanggung jawab, Kita semua sudah tahu bagaimana kesulitannya menjadi pelatih timnas saat nanti mulai melatih. Tugas menjadi pelatih timnas dalam situasi seperti ini juga pertaruhan kredibilitas. Jadi menurut saya semua harus realistis,” tutur Indra Sjafri.

“Saya yakin timnas ini akan lancar, PSSI dan saya satu visi mengenai komposisi timnas nantinya. Salah satunya adalah kombinasi antara pemain muda dan berpengalaman dalam skuat timnas senior. Memang harus memunculkan pemain muda. Bahkan dalam pemaparan tadi saya awali dengan timnas usia muda untuk bisa berjuang lolos ke Piala Dunia U-17 dan Piala Dunia U-20,” jelas Indra.

Ya..Siapapun pelatih yang dipilih tentu kita berharap dia akan bisa membawa timnas kembali bangkit dan berkiprah di ajang internasional. (pssi/mbl)




Berita Terkait
Buat Komentar Anda