+62 21 5818362

Kecerdikan Riedl Redam Agresivitas Thailand


VOXPOPULINDO.com, Bangkok- Pemain Timnas Indonesia langsung menjalani latihan ringan begitu tiba di Hotel Grand Four Wings, Bangkok, Thailand, Kamis (15/12/2016) malam waktu setempat. Sabtu besok melawan tim tuan rumah menjadi laga menentukan apakah Indonesia mengakhiri paceklik juara di ajang sepakbola antar-negara Asia Tenggara (AFF).

Di leg final pertama Piala AFF 2016, Indonesia menang 2-1. Untuk bisa juara Tim Garuda cukup bermain imbang di markas Thailand Stadion Rajamangala, Bangkok. Laga di leg kedua, mempertegas kehebatan Tim Merah-Putih melakukan comeback. Mental bertanding Boaz Solossa dkk. tidak ambruk ketika kubu lawan unggul lebih dahulu.

Kecerdikan Alfred Riedl meracik strategi menjadikan Indonesia lolos dari lubang jarum. Arsitek asal Austria tersebut pintar membaca permainan. Ia jeli melihat sejumlah kelemahan Tim Gajah Putih, yang tampil tidak seagresif biasanya.

Strategi Thailand memasang empat bek di sektor belakang terbukti efektif meredam agresivitas sisi sayap Timnas Indonesia. Rizky Rizaldi Pora dan Andik Vermansah, tidak pernah diberi kesempatan berlama-lama menguasai bola. Duet fullback Tim Gajah Putih Tristan Do dan Theerathon Bunhmathan bermain taktis dan sangat disiplin mengawal sisi pertahanan. 

Praktis tanpa tusukan dari kedua sektor sayap, penyerang Boaz Solossa terkunci tanpa pasokan bola. Begitu memasuki babak kedua Alfred Riedl mengubah strategi, dengan bermain ke tengah. Dua gelandang sayap lebih sering menggeber ekselerasi ke area tengah.

Skema permainan Timnas dari formasi 4-2-3-1 menjadi skema 4-4-2. Ia memasukkan striker Lerby Eliandry menggantikan Beny Wahyudi di sektor bek sayap kanan. Posisi yang ditinggalkan Beny diisi Manahati Lestusen, yang di awal laga bermain sebagai gelandang tengah.

Alfred juga memasukkan Ferdinand Sinaga, duet dengan Boaz. Tipikal permainan kedua striker sama, mengandalkan speed and power. Hasilnya permainan menyerang Timnas Indonesia lebih berkembang. Hasilnya tokcer; Indonesia menjungkalkan Thailand. Akankah Indonesia akan mencetak sejarah setelah enam tahun berpuasa gelar? (sumber: bola.com)


Berita Terkait
Buat Komentar Anda